Warning: include_once(framework/qode-framework.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/maparini/public_html/wp-content/themes/bridge/functions.php on line 46

Warning: include_once(): Failed opening 'framework/qode-framework.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/maparini/public_html/wp-content/themes/bridge/functions.php on line 46
Maparin | Maparin Tuangeun 8.0: Ada Nasi Tumpeng Mini!
Recent Posts

Maparin Tuangeun 8.0: Ada Nasi Tumpeng Mini!

18 Sep Maparin Tuangeun 8.0: Ada Nasi Tumpeng Mini!

Buat kita yang beruntung, ingin makan nasi tumpeng lengkap dengan lauknya tentu bukan perkara susah. Kalau jago masak, tinggal datang kepasar, beli semua keperluannya lalu masak dan tersaji di meja dalam hitungan jam. Untuk yang tidak mau repot, cukup pesan dicatering, pilih variasi menunya kemudian tukar dengan beberapa uang lima puluh ribuan. Atau buat yang punya rekan kerja / kolega, tinggal tunggu jadwal ulang tahun salah satu rekan, maka persoalan selesai. Tapi, pernahkan terfikir ada banyak orang diluar sana, yang bermimpi makan nasi tumpeng pun tidak berani? mungkin diantaranya para dhuafa, anak jalanan dan tunawisma yang setiap hari makan dengan lauk pauk seadanya, secukupnya.

Alhamdulillah tanggal 18 Maret 2017 walau hujan sempat melanda di bandung dari pagi tadi yang ternyata tidak menurunkan niat kami utk #menularkankebaikan di #maparintuangeun 8. Namun, pada siang hari Allah memberikan kami kesempatan untuk senantiasa berbagi. Hidangan dan kudapan kami sajikan tersebut habis dan kemudian kembali turun hujan. Dengan begitu kami dapat berkumpul bercengkrama sembari menyantap hidangan, bareng dengan para pedagang asongan, gerobakman dan temannya yg sering berlalulalang mencari nafkah di stopan yg saya tau sangat lama ini, walau hujan melanda, panas menyinari ataupun debu polusi yg bertebaran, mereka tetap teguh utk mencari nafkah.

 

Tak kala hebohnya Maparin kali ini, kita kedatangan rehan (baju biru) dan teman-temannya. Rehan sekarang duduk di bangku SD kelas 2. Sedangkan teman-temanya ada yg masih TK juga. Mereka berebut permen yang kami bagikan di satu plastik besar. Terlihat kebahagian dari mereka. Sampai ketemu lagi nanti dek adek semua. 👧🏻👦🏻

Terima kasih buat semua #temanbaik yang selalu suka cita membantu kami. Insyaallah kita bertemu lagi yah di maparintuangeun 9. Ada satu pesan yang membuat kami terenyuh seketita ketika membaca tulisan di jaket rompi para pedagang itu. “CARI NAFKAH TAK KENAL CAPEK” Sudahkan kita bersyukur hari ini?

No Comments

Post A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.