Warning: include_once(framework/qode-framework.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/maparini/public_html/wp-content/themes/bridge/functions.php on line 46

Warning: include_once(): Failed opening 'framework/qode-framework.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/maparini/public_html/wp-content/themes/bridge/functions.php on line 46
Maparin | maparin
Recent Posts

maparin Tag

03 Jul Menularkan Kebahagiaan di Maparin Tuangeun ke-24

Jadi ingat dulu saat pertama kali mengadakan Maparin Tuangeun kami hanya bermodal niat, nekat dan doa "semoga tidak diusir petugas taman kota" 😂 Bulan demi bulan berikutnya #maparintuangeun jadi hari "wajib" untuk kami. Merasakan serunya berkoordinasi tentang ini dan itu setiap bulan, meskipun sebagai manusia biasa yang banyak alasan, semangat kami juga beberapa kali mengalami fluktuasi kok 😬 Pada hari Sabtu 28 Juli 2018 #maparintuangeun telah mengulang episode yang ke 24, sebuah titik waktu yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Tentu saja ada banyak cerita baik dan istimewa disetiap episodenya 🙃 Di Taman Kandaga Puspa Pustaka Bunga, kami akan berbagi Nasi liwet telur puyuh dengn Gepuk sapi, Perkedel dan Tumis keciwis ada juga Buah segar, kudapan manis dan Jus jagung 🌽 Begitu banyak senyuman dan kebahagiaan yang kami dapatkan selalu acara. Teriakan-teriakan kecil kami meminta satu per satu nasi istimewa untuk Bapak-bapak kusir kuda, tukang parkir dan juga pedagang asongan. Kami tidak pernah tahu apakah mereka sudah makan hari itu apa tidak. Bagi kami kegiatan ini sungguh menyenangkan bertemu mereka dan memaknai arti syukur yang sesungguhnya. Salam semangat berbagi 💪 ...

Read More

30 May Nasi Bento untuk Adik-adik Panti Asuhan: Maparin Tuangeun-21

Hai Halo #temanbaik 🙋🏼 Alhamdulillah hari ini tadi #maparintuangeun21 sudah berlangsung. Kami berbagi 90 pax Nasi Bento dan kudapan manis untuk adik-adik santri di panti asuhan Hikmah Mufakir Istiqomah 😊 Meski sempat khawatir dengan macet kota Bandung di akhir pekan yang tidak kami perkirakan sebelumnya, tapi alhamdulillah semua berjalan lancar. Senang sekali bisa lihat adik-adik santri mengaji, hafalan doa dan mendengarkan tausiah sambil gangguin teman di sebelahnya 😂 Tentu saja tidak lupa terima kasih untuk semua #temanbaik yang sudah membantu dengan berdonasi, menyempatkan waktu, menyumbang dana juga tenaga. Sampai ketemu di #maparintuangeun yang ke 22 di bulan Mei nanti ya! Salam semangat berbagi 💪🏼 . ...

Read More

26 Dec Indahnya Berbagi Paket Ramadan di Maparin Tuangeun 11

Berbeda dari #maparintuangeun sebelumnya, kali ini kami berbagi paket kecil Ramadan untuk Dhuafa dan Tunawisma dengan berkeliling kota. Kami sudah banyak mengajak teman-teman untuk ikut urun bantu dengan donasi paket kecil Ramadan. Karena semakin banyak paket yang bisa dibeli, akan semakin banyak dhuafa dan tunawisma yang bergembira menerimanya. Ramadan akan semakin berkah.  Alhamdulillah donasi yang terkumpul bisa untuk mewujudkan 121 paket kecil ramadan berisi makan dan minuman sehat, perlengkapan kebersihan, kaos dan uang tunai pada masing-masing paket 🌟 sudah siap dibagikan! Kali ini kami berkolaborasi dengan BaOng untuk membantu kami menyiapkan kaos-kaos lucu ke dalam paket. kemarin saya baru tau, jika hujan besar di dalam becak-becak ini ada pengayuhnya yang duduk berteduh. menutup semua becaknya dengan plastik agar tak terkena tampias air hujan. kemarin saya baru tau, dari semua pengayuh becak yang saya temui rata-rata berusia senja. kulitnya terbakar matahari, rambut dan janggutnya putih keperakan, tangan-tangan tuanya kering, terpahat beban yang setiap hari dibawanya. kemarin saya baru tau, melihat sorot mata tua dan kerut wajah yang tersenyum itu mengobati hati.  by: @ajengsekar Keseruan yang dimulai sejak pagi; timbang-timbang kurma, ngitungin jumlah barang yang gak beres-beres, belanja susulan, nyusun paket (yang ngitungnya diulang lagi juga 😆). Terima kasih buat teman-teman yang sudah membantu sehingga paket Ramadan kali ini berjalan lancar 🙏🌙. ”Katakanlah, ’Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.’ Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang terbaik.” (QS Saba, 34: 39)  ...

Read More

24 Sep Maparin Tuangeun 9: Berbagi Nasi Gule di Taman Cibeunying

Ini kali ke-9 Maparin Tuangen diadakan. Kali ini kami membuat keputusan untuk memberikan makan istimewa untuk mereka, yaitu nasi gule sapi special. Bagi mereka itu terlihat istimewa, bagaimana tidak? Untuk makan daging saja mereka sudah berucap syukur. Alhamdulillah. Pernah terpikirkan bahwa setiap hari mereka tak menghentikan langkah untuk mencari nafkah. Makan atau tidak makan adalah sudah menjadi kehidupan yangharus mereka jalani.   Alhamdulillah tawa mereka lepas ketika kali ini kami menggelarkan tikar di Taman Cibeunying, 22 April 2017 lalu. Terlihat dari bagaimana mereka menyantap nasi gule yang mungkin akan jadi favorit mereka. Sembilan kali menggelar #maparintuangeun alhamdulillah selalu lancar. meskipun tentu saja, sembilan bulan berkeliling taman di kota bandung, tidak selalu menyisakan cerita indah 😁 Pernah ada yang bikin kapok? pernah. ada yang "tidak tepat sasaran"? tentu ada. 😊 Tapi sungguh ada lebih banyak cerita baik selama hampir satu tahun #maparintuangeun berjalan, yang selalu jadi energi berlipat untuk menebar kebaikan, bulan berikutnya. Kali ini kami kedatangan dua tamu istimewa pertama dari adik-adik pramuka di Kabupaten Bandung dan teman wartawan dari stasiun TV yang ingin sekali meliput kegiatan kami. Intinya kami ingin senantiasa berbagi kebaikan dan menularkannya dengan cara sederhana. Ternyata masih banyak teman baik yang mau berpartisipasi acara kami.  Liputannya bisa simak di sini: http://regional.liputan6.com/read/2931154/maparin-tuangeun-dari-taman-ke-taman-sambil-berbagi-makanan  Terima kasih. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian . Sampai jumpa di Maparin ke-10! ...

Read More

18 Sep Maparin Tuangeun 8.0: Ada Nasi Tumpeng Mini!

Buat kita yang beruntung, ingin makan nasi tumpeng lengkap dengan lauknya tentu bukan perkara susah. Kalau jago masak, tinggal datang kepasar, beli semua keperluannya lalu masak dan tersaji di meja dalam hitungan jam. Untuk yang tidak mau repot, cukup pesan dicatering, pilih variasi menunya kemudian tukar dengan beberapa uang lima puluh ribuan. Atau buat yang punya rekan kerja / kolega, tinggal tunggu jadwal ulang tahun salah satu rekan, maka persoalan selesai. Tapi, pernahkan terfikir ada banyak orang diluar sana, yang bermimpi makan nasi tumpeng pun tidak berani? mungkin diantaranya para dhuafa, anak jalanan dan tunawisma yang setiap hari makan dengan lauk pauk seadanya, secukupnya. Alhamdulillah tanggal 18 Maret 2017 walau hujan sempat melanda di bandung dari pagi tadi yang ternyata tidak menurunkan niat kami utk #menularkankebaikan di #maparintuangeun 8. Namun, pada siang hari Allah memberikan kami kesempatan untuk senantiasa berbagi. Hidangan dan kudapan kami sajikan tersebut habis dan kemudian kembali turun hujan. Dengan begitu kami dapat berkumpul bercengkrama sembari menyantap hidangan, bareng dengan para pedagang asongan, gerobakman dan temannya yg sering berlalulalang mencari nafkah di stopan yg saya tau sangat lama ini, walau hujan melanda, panas menyinari ataupun debu polusi yg bertebaran, mereka tetap teguh utk mencari nafkah.   Tak kala hebohnya Maparin kali ini, kita kedatangan rehan (baju biru) dan teman-temannya. Rehan sekarang duduk di bangku SD kelas 2. Sedangkan teman-temanya ada yg masih TK juga. Mereka berebut permen yang kami bagikan di satu plastik besar. Terlihat kebahagian dari mereka. Sampai ketemu lagi nanti dek adek semua. 👧🏻👦🏻 Terima kasih buat semua #temanbaik yang selalu suka cita membantu kami. Insyaallah kita bertemu lagi yah di maparintuangeun 9. Ada satu pesan yang membuat kami terenyuh seketita ketika membaca tulisan di jaket rompi para pedagang itu. "CARI NAFKAH TAK KENAL CAPEK" Sudahkan kita bersyukur hari ini? ...

Read More

15 Sep Berbagi Ayam Bakar di Maparin Tuangeun 7.0

Alhamdulillah hari ini 18 Febuari 2017 kami berbagi 200 porsi nasi ayam bakar, nasi boboko, kue, kudapan, buah segar, dan es cendol istimewa untuk para kaum dhuafa, musafir, dan fakir miskin di Taman Inklusi Bandung. Ada yang berbeda dengan Maparin Tuangeun 7.0 ini, kita juga kedatangan teman-teman Modern Vespa Bandung atau MoVe Bandung @movebandung yang dengan suka cita membantu kami untuk berkeliling dengan puluhan vespa berbagi makanan. Hatur nuhun buat kedatangan dan bantuannya ya! 🙌 \  Banyak yang bertanya, gimana caranya berpartisipasi untuk #maparintuangeun? temans bisa membantu kami lewat donasi, urun bantu tenaga dan waktu pada saat hari H, atau bisa juga dengan membawa buah segar atau kudapan manis seperti ini. Ayo menjadi volunteer atau donatur #menularkankebaikan di maparin tuangeun. Silakan mengunjungi http://maparin.id/menularkankebaikan/ :D   Terima kasih juga buat teman-teman relawan dan teman-teman yang sudah ikut berdonasi waktu, tenaga, uang, dan doa. Semoga kami senantiasa diberikan kesehatan dan rezeki untuk selalu #menebarkebaikan. Jazzakumullah khaitran katsiran. Shukriya. Sampai jumpa di #MaparinTuangeun 8 bulan depan ya 👌 Barangsiapa memudahkan orang lain yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memudahkan baginya di dunia dan di akhirat (HR Muslim) ...

Read More

01 Jul Taman Kandaga Puspa Kembali Menjadi Spot Maparin Tuangeun 6.0

Alhamdulillah 100 porsi Nasi Padang beserta kudapan dan buah-buahan sudah kita bagikan pada hari Sabtu (21/01/17) di Taman Kandaga Puspa Bandung. Sedikit kami akan bercerita, pertama kali kami kesini (Maparin Tuangeun 3.0), susah sekali mengajak tukang becak, pemilik kuda, pedagang kaki lima untuk makan siang. Sampai kami harus berpindah tempat mendekati pagar taman agar bisa menyakinkan mereka bahwa kami benar menyediakan makan siang gratis. Tetapi, kemarin, beberapa diantaranya sudah mengenali kami, pun juru parkir yang membantu kami membawa banyak keperluan. Bahkan ada yang menegur salah satu diantara kami dan mengajukan diri dengan senyum malu "neng, nanti saya mau ikut makan ya.."   Sekali lagi, kami ucapkan banyak terimakasih untuk teman-teman yang sudah mendukung Maparin Tuangeun 6.0. Semoga, segala bentuk bantuan waktu, dana, juga tenaga, dibalas dengan kebaikan dan rezeki yang berlipat dari Allah SWT. Akhir kata, karena berbagi itu keren, mari kita #MenularkanKebaikan, dan semoga kita bisa bertemu lagi di Maparin Tuangeun 7 bulan Pebruari nanti. dibawah ini via Sorasoca Untuk bergabung dalam kegiatan ini mereka tinggal datang ke tempat yang sudah ditetapkan dengan membawa makanan. Jumlahnya pun tidak ditentukan berapa banyak mereka harus membawa. Bahkan yang ingin ikut membantu tenaga pun bisa ikut bergabung. “Kalau ada yang mau ikutan tinggal datang aja pas hari-H. Biasanya yang ikutan juga sekalian mereka yang ingin menyumbang makanan seperti buah-buahan atau cemilan,” tambah Ane. Selain itu, jika kamu adalah orang baru,bisa mengunjungi kbif.net/menularkankebaikan/ untuk mencari tahu seperti apa kegiatan itu. “Karena kemarin ada yang bertanya di sosial media, jadi kita bikin semacam form buat yang ingin bergabung,” jelasnya. Berbeda dengan komunitas pada umumnya, komunitas ini tidak berstruktur. Setiap akan berkegiatan,siapa saja bisa terlibat. “Selama ini kalau pas hari H semua bekerja sesuai tugasnya. Mungkin ke depannya setiap orang bakal ada tugasnya masing-masing dan bergantian tiap bulannya,” katanya. ...

Read More

01 Jul Maparin Tuangeun 5.1 Banyak Yang Menularkan Kebaikan di Taman Cibeunying

Alhamdulillah, Acara maparin 5 di taman cibeunying lancar jaya pada hari Sabtu (24/12/16) lalu. 65 porsi nasi gudeg, telur, ati-ampela, buah dan paket kudapan yang habis dalam satu jam. ternyata personil kami masih kurang banyak, jadi tadi berasa banget hebohnya melayani bapak juru parkir, tukang koran keliling, penjual balon, pedagang kerupuk gurilem dan semua yang antri makan. tapi tetap bersyukur dan bahagia sekali melihat yang tersenyum senang setelah menyantap makan siang, alhamdulillah. terimakasih untuk semua temans yang sudah urun bantu di #maparintuangeun lima ya.   Volunteer #menularkankebaikan siap menyajikan makanan dan kudapan bapak juru parkir, tukang koran keliling, penjual balon sedang menyantap hidangan Sewaktu #maparintuangeun 5.1 kita ketemu abah penjual balon, semoga hidangan yang kami sajikan dapat memberikan kebahagian untuk abah, sehat selalu ya abah, agar kita dapat bertemu di #maparintuangeun selanjutnya. banyak yang bertanya, gimana caranya berpartisipasi untuk #maparintuangeun? temans bisa membantu kami lewat donasi, urun bantu tenaga saat hari H, bisa juga dengan membawa buah segar atau kudapan manis seperti ini, Ayo menjadi volunteer atau donatur #menularkankebaikan di maparin tuangeun. Jazzakumullah khaitran katsiran , Insyaallah kita bertemu di maparin 6.0, bulan januari....

Read More

01 Jul Maparin Kaulinan bareng TK Nurul Hidayah Kampung Cijambe, Karangpawitan

Selasa (5/12), Hari ini beberapa teman dari #KBIFPeduli melakukan perjalanan pagi dari Kota Bandung menuju Kota Garut, tepatnya ke TK Nurul Hidayah Kampung Cijambe, Desa Jatisari, Karangpawitan. Disana kami berbagi mainan dan bermain bersama adik-adik kecil yang sangat gembira. kami percaya, bermain adalah pekerjaan utama anak-anak, bermain membantu mereka melambungkan imajinasi dan kreativitasnya. Terimakasih kepada semua temans yang sudah urun bantu mewujudkan kegiatan hari ini. semoga apa yang kita lakukan hari ini menebar banyak manfaat untuk anak-anak TK Nurul Hidayah. Sampai ketemu di kegiatan #MaparinKaulinan selanjutnya!...

Read More

01 Jul Menebar Kebaikan Di Taman Fotografi

Maparin Tuangeun edisi ke-4 berada di taman fotografi dan berbagi nasi tutug oncom, sebelum kesana, Kali ini kami ingin mengutip dari sebuah artikel kerabat sahabat dan juga merupakan teman seperjuangan saat di himpunan mahasiswa, beliau merupakan pribadi yang baik dan juga salah satu pencetus gerakan #maparintuangeun ini yaitu @ajengsekar cekidot ! saya mungkin satu dari sedikit orang yang mendukung terlaksananya kegiatan masa orientasi, ospek atau malam silaturahmi atau apapun itu istilahnya. kegiatan yang jadi momok bagi sebagian besar (maha)siswa baru sekaligus kegiatan yang banyak jadi sorotan beberapa tahun belakangan ini, sampai pada akhirnya diterapkan kebijakan untuk menghapus segala jenis kegiatan sejenisnya di berbagai jenjang pendidikan. saya tidak tau, mahasiswa baru masa kini harus bergembira atau bersedih karena akan kehilangan momen-nostalgia-paling-tak-ada-habisnya untuk diceritakan ulang. nostalgia itu berwujud tidur tidak enak, bangun tengah malam, gelap dengan hanya berbekal senter seadanya, berjalan di jalan setapak yang belum pernah kita lewati sebelumnya, hujan, licin, dingin, dibentak-bentak pula. lengkap sudah derita. belum lagi kalau ada rekan satu kelompok yang berpita kuning atau yang perlu diperlakukan dengan hati-hati. kami-kami yang tidak berpita dan tidak perlu diperlakukan secara khusus ini pastilah menanggung derita lebih dari yang lainnya hahahahaha. duh, rasanya saat itu ingin segera ada dirumah (lagi), atau bahkan ingin segera melompat ke satu hari berikutnya. duduk di kantin dengan jaket himpunan dan pakaian kering sambil menyantap mie instan adalah mimpi paling indah sebagian besar peserta malam itu. tapi percaya deh, malam yang dulu paling ingin cepat kita lalui itu, akan jadi malam yang seru untuk diceritakan berkali-kali sampai belasan tahun kemudian. beberapa hari yang dulu terasa menyebalkan sekali akan jadi hari-hari paling membahagiakan ketika diceritakan lagi. tentang betapa polos dan lugunya kita saat itu, tentang betapa baik senior-senior berbadan besar dan bersuara lantang, yang tiap bertemu selalu mengajak push up minimal dua seri dengan alasan agar kami tidak merasa kedinginan *salim senior*, tentang cinta lokasi *uhuk*, tentang lampu pertromak yang susah sekali menyala, tentang betapa lelahnya panitia berlari keluar masuk hutan demi mengantar tandu untuk mengangkut peserta. sampai sebagian besar teman himpunan saya dulu sepakat bahwa istirahat dan tidur paling nikmat adalah tidur sepulang acara malam silaturahmi. ya karena memang acara tersebut sangat menguras tenaga, terlebih sebagai panitia selain lelah secara fisik, kami juga punya tanggung jawab psikis, kepada dosen pembina, orangtua dan keselamatan adik-adik mahasiswa baru yang kami "ajak" mengikuti malam silaturahmi. selama bertahun-tahun saya setuju dengan pernyataan itu, sampai akhirnya berganti setelah saya merasakan dua kali melahirkan, maaf gais, tapi ternyata sekarang, tidur paling nikmat adalah tidur selepas proses melahirkan :p sekarang sudah belasan tahun berlalu, tanpa malam silaturahmi, mungkin saya tidak akan bertemu banyak orang-orang baik seperti mereka. tanpa ruang himpunan yang berukuran tidak lebih dari sembilan meter persegi dulu, mungkin tidak pernah terjalin benang merah yang selalu membuat kami merasa dekat dan terhubung. selalu ada cerita seru untuk diceritakan ulang ketika bertemu. dan saya percaya, salah satu hal yang paling membuat bahagia adalah punya teman-teman yang selalu menularkan kegembiraan dan semangat. terimakasih kalian, terimakasih karena selalu mengisi amunisi tenaga dengan positive vibes dan tawa bahagia. ten years and still counting woohoo! semoga kita bisa terus berteman, saling mengingatkan untuk selalu berbagi dan terus menebar kebaikan. aamiiin.   Terimakasih @ajengsekar bersedia mengisi kutipan disini, dan menginspirasi dengan gerakan maparintuangeun yang insyaallah terus berjalan dan makin banyak orang baik yang ingin menebarkan kebaikan. Alhamdulilah sabtu kemarin, kami mengulang #maparintuangeun untuk ke-empat kalinya. dengan personil yang jauh lebih banyak dan kebahagiaan yang makin berlipat. alhamdulillah.  terimakasih teman-teman yang sudah mendukung #maparintuangeun. menyumbang waktu, dana, juga tenaga, mengirimkan banyak sekali kudapan dan buah. yang akhirnya membuat kami semakin percaya, orang -orang berhati baik masih banyak sekali jumlahnya sampai ketemu lagi di #maparintuangeun lima, desember nanti ya foto by @nrspyn Thanks story by @ajengsekar...

Read More