Warning: include_once(framework/qode-framework.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/maparini/public_html/wp-content/themes/bridge/functions.php on line 46

Warning: include_once(): Failed opening 'framework/qode-framework.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/maparini/public_html/wp-content/themes/bridge/functions.php on line 46
Maparin | maparin
Recent Posts

maparin Tag

30 Jun Maparin Tuangeun 3 berbagi Nasi Bakar di Taman Kandaga Puspa

coba deh, apa rasanya kita kalau tiba-tiba ditraktir makan siang sama teman? pasti seneng banget kan? nah, gimana kalau kita praktekin ke orang-orang yang kita temui dijalan. Penjual balon, tukang kuda (kusir) pedagang asongan, penjual siomay, cuanki, tukang koran, petugas kebersihan taman, pemulung, tukang becak, kita tawarin makan siang gratis. bisa gak bayangin gimana bahagianya mereka? :) Awal mula kami tak memiliki apa-apa tapi kami memiliki niat untuk memberi kepada sesama. Alhamdulillah, ternyata kegiatan kali ini kami berada di Taman Kandaga Puspa untuk bertegur sapa, santai riang gembira sambil memberikan nasi bakar kepada yang berhak secara cuma-cuma yang insya allah terus berjalan ini kami memiliki tabungan yang tak terkira datangnya. “Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki“. (QS. Saba ayat 39). Doakan kami ya, semoga Insya Allah kami senantiasa diberikan kesehatan untuk tetap memberikan kebaikan, menebar kebahagian, dan menjalankan kegiatan. #maparintuangeun atau memberi makan dalam bahasa indonesia, lahir dari keyakinan kami, bahwa berbagi kebaikan dan kebahagiaan bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana. sebanyak lebih dari 50 porsi makan siang, buah dan kudapan disajikan untuk diberikan secara cuma-cuma pada kegiatan yang berlangsung setiap bulan di taman-taman kota bandung. terimakasih teman-teman yang sudah mendukung maparin tuangeun. menyumbang waktu, dana, juga tenaga, mengirimkan banyak sekali kudapan dan buah. yang akhirnya membuat kami semakin percaya, orang -orang berhati baik masih banyak sekali jumlahnya sampai jumpa di maparin tuangeun selanjutnya :) Kutipan tulisan by @ajengsekar , @dudepanai Foto by @nrspyn...

Read More

30 Jun Maparin Tuangeun 3 berbagi Nasi Bakar di Taman Kandaga Puspa

coba deh, apa rasanya kita kalau tiba-tiba ditraktir makan siang sama teman? pasti seneng banget kan? nah, gimana kalau kita praktekin ke orang-orang yang kita temui dijalan. Penjual balon, tukang kuda (kusir) pedagang asongan, penjual siomay, cuanki, tukang koran, petugas kebersihan taman, pemulung, tukang becak, kita tawarin makan siang gratis. bisa gak bayangin gimana bahagianya mereka? :) Awal mula kami tak memiliki apa-apa tapi kami memiliki niat untuk memberi kepada sesama. Alhamdulillah, ternyata kegiatan kali ini kami berada di Taman Kandaga Puspa untuk bertegur sapa, santai riang gembira sambil memberikan nasi bakar kepada yang berhak secara cuma-cuma yang insya allah terus berjalan ini kami memiliki tabungan yang tak terkira datangnya. “Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki“. (QS. Saba ayat 39). Doakan kami ya, semoga Insya Allah kami senantiasa diberikan kesehatan untuk tetap memberikan kebaikan, menebar kebahagian, dan menjalankan kegiatan. #maparintuangeun atau memberi makan dalam bahasa indonesia, lahir dari keyakinan kami, bahwa berbagi kebaikan dan kebahagiaan bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana. sebanyak lebih dari 50 porsi makan siang, buah dan kudapan disajikan untuk diberikan secara cuma-cuma pada kegiatan yang berlangsung setiap bulan di taman-taman kota bandung. terimakasih teman-teman yang sudah mendukung maparin tuangeun. menyumbang waktu, dana, juga tenaga, mengirimkan banyak sekali kudapan dan buah. yang akhirnya membuat kami semakin percaya, orang -orang berhati baik masih banyak sekali jumlahnya sampai jumpa di maparin tuangeun selanjutnya :) Kutipan tulisan by @ajengsekar , @dudepanai Foto by @nrspyn...

Read More

30 Jun Berbagi Opor Bersama Kaum Dhuafa Sekitar Taman Maluku

pertengahan september lalu, kami kembali mengadakan maparin tuangeun yang kedua. setelah bulan lalu "tayang perdana" di taman cibeunying, kali ini taman maluku menjadi tempat tujuan kedua maparin tuangeun. sama seperti bulan lalu, maparin tuangeun september ini kami laksanakan tanpa tatap muka untuk merumuskan persiapannya. segala bentuk koordinasi kami lakukan melalui aplikasi pesan berkelompok, mulai dari diskusi tempat sampai membagi tanggung jawab dan tugas-tugas kecil, sebagai petugas pembawa ember dan alat cuci, air mineral dalam galon, buah, kudapan, meja lipat, tikar, gelas, kompor portable dan yang paling utama : makanan dan perlengkapannya. karena pelaksanaan maparin tuangeun kemarin dekat dengan idul adha, salah satu hari besar umat islam yang biasanya dirayakan dengan menu makanan yang khas, maka kami memilih menu yang terbilang nekat: ketupat dan opor ayam. menu berkuah yang mengharuskan kami membawa perlengkapan makan lebih niat dari sebelumnya. kalau saat maparin tuangeun yang pertama, kami cukup membawa piring rotan dan alas daun, kemarin kami membawa piring kaca lengkap dengan sendok garpu, ember dan perlengkapan cucinya. maklum, piring yang kami pinjam berjumlah seadanya, membuat kami harus segera mencuci untuk sesi makan selanjutnya. beberapa teman bertanya, kenapa kami tidak memesan saja makanan yang terbungkus untuk kemudian membagikannya, tentu akan jauh lebih mudah, praktis, cenderung menghemat waktu dan tenaga pula. tapi kalau boleh bercerita, sebenarnya maparin tuangeun lahir dari keinginan sederhana kami untuk melayani. mengajak tunawisma dan dhuafa untuk duduk bersama, mempersilakan mereka beristirahat sambil menikmati makanan, kudapan dan buah-buahan yang kami sajikan. rasanya waktu dan tenaga yang diperlukan tidak sebanding dengan banyak hal membahagiakan yang kami dapat dari melayani, tentu akan berbeda sekali rasanya jika kami sekedar membagikan bungkusan nasi meski dengan lauk pauk dan buah yang sama lengkapnya. maparin tuangeun membuktikan kepada saya bahwa masih banyak orang yang tak segan berbagi kebaikan. banyak respon positif yang saya dapat, banyak sekali teman-teman yang ikut menyumbang waktu, berkontribusi dengan tenaga juga yang dengan ikhlas menyisihkan sebagaian dana. terimakasih banyak ya temans! harapan terbesar saya tetap sama, semoga kebaikan kecil ini bisa menular, melahirkan kebaikan lainnya, menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal serupa. percaya atau tidak, efek besar kegiatan ini sebenarnya adalah untuk kita sendiri, semacam  pengingat: there is always, aways, always something to be thankful for. betul kan? (CW-  @jengsekar)       foto hasil jepretan teman kami nrspyn...

Read More

30 Jun Maparin Tuangeun #2 – Berbagi Opor

Buat kita yang beruntung, ingin makan ketupat opor dan sambel goreng kentang tentu bukan perkara susah. kalau jago masak, tinggal datang kepasar, beli semua keperluannya lalu masak dan bisa tersaji di meja dalam hitungan jam. untuk yang tidak mau repot, cukup datang ke warung makan terdekat, pilih menu kemudian tukar dengan beberapa lembar uang lima ribuan. atau buat yang menjadikan menu ini sebagai makanan "sakral" hari raya, tinggal tunggu jadwal tayangnya. setahun dua kali; idul fitri dan idul adha. maka persoalan selesai. tapi, pernahkah terfikir ada banyak orang diluar sana, yang bermimpi makan oporpun tidak berani? mereka, mungkin diantaranya para dhuafa dan tunawisma yang setiap hari makan dengan lauk pauk seadanya, secukupnya. jadi ayo! kita ajak mereka "lebaran" duluan dengan berbagi ketupat opor, sambal goreng kentang, teh hangat dan jeruk manis di KBIF Maparin Tuangeun #2. Apa sih Maparin Tuangeun? Maparin Tuangeun atau (/mem.be.ri/ ma.kan/) dalam bahasa indonesia adalah sebuah kegiatan IF PEDULI yang ditujukan untuk para dhuafa. Maparin Tuangeun lahir dari keinginan melakukan kegiatan sederhana yang bisa menginspirasi orang untuk berbuat baik. Venue : di sekitaran Saparua Park Bandung Date : Sabtu, 10 September 2016 Time : 11.00 WIB – Wareug Silahkan menghubungi Ane (IF09) – 082121401875 Ajeng (IF04) – 081809044442 Bagi yang bersedia memberi tambahan dukungan berupa Tenaga, Donasi Sumbangan, Peralatan atau lainnya....

Read More

30 Jun Kebaikan Kecil Maparin Tuangeun #1

kira-kira bulan juli lalu, seorang teman di beranda facebook membagikan tautan tentang program rutin yang diadakan sekolah relawan, nama kegiatannya free food car, tautan dan informasi selengkapnya bisa di baca disini. jujur saja, ketika pertama kali melihat dan membaca tentang kegiatan ini, yang pertama ada dipikiran saya cuma satu kata; keren! dan langsung terpikir untuk melempar ide ini ke beberapa teman. kebetulan keluarga besar himpunan tempat saya bernaung saat masih berstatus mahasiswa dulu masih rutin mengumpulkan kas/donasi yang digunakan untuk berkegiatan sosial. hanya saja karena kami sudah bukan pemilik waktu bebas seperti sepuluh tahun lalu, kami tidak pernah berhasil mengadakan kegiatan rutin bulanan. belajar dari pengalaman tersebut akhirnya kami membuat syarat untuk kegiatan sosial; yang pertama tentu harus bermanfaat, syarat selanjutnya adalah yang bisa terselenggara dengan persiapan mudah, dalam artian semua dapat dikoordinasikan tanpa perlu bertatap muka. karena memang harus sadar diri, masing-masing dari kami bukan lagi anak kuliahan yang bisa dengan mudah bolos kelas algoritma atau pemograman dasar untuk sekedar nongkrong di kantin dan merencakan sebuah event seminar. setelah melalui beberapa hari penuh diskusi akhirnya maparin tuangeun lahir sebagai nama kegiatan yang insyaallah akan rutin kami laksanakan. maparin tuangeun diambil dari bahasa sunda yang artinya memberi makan (secara cuma-cuma). sesuai kesepakatan awal, kami hanya berkoordinasi melalui aplikasi pesan grup untuk saling berbagi tugas saat hari H. sampai singkat cerita, maparin tuangeun yang pertama berhasil terlaksana. sabtu, 13 agustus 2016 lalu kami membuka "lapak" makan gratis untuk dhuafa dan fakir miskin di taman cibeunying. sekitar 50 lebih porsi nasi beserta lauk pauk dan buah tersedia. sasaran kami siapa saja, petugas kebersihan taman, tukang siomay, pedagang asongan, juru parkir, penjual balon, pun pengumpul sampah.   rasanya bahagia sekali ketika seorang bapak penjual jasa perbaikan sofa keliling bercerita bahwa bertemu kami adalah rejeki tak terduga, sedari tadi menahan lapar karena belum ada satupun yang memakai jasanya hari itu. atau ketika melihat dua pengumpul sampah yang duduk melepas lelah sambil mengupas jeruk dan saling bertukar cerita. atau ketika seorang bapak yang mendorong gerobak tuanya, menghampiri kami dengan malu-malu memastikan kami tidak akan memungut biaya untuk seporsi nasi yang akan disantapnya. juga seorang bapak paruh baya yang "memarkir" balon dagangannya, tersenyum pada kami sambil berkali-kali mengucap terimakasih.     fa-biayyi alaa'i rabbi kuma tukadzdzi ban. maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? ada rasa syukur yang berkali-kali kami ucapkan dalam hati, juga ada kebahagian besar yang kami bawa pulang sebagai buah tangan hari itu. sungguh kami percaya, kebaikan sekecil apapun akan menular dan melahirkan kebaikan lainnya. doakan kami bisa rutin menebar kebaikan ini setiap bulannya, agar bisa mendulang bahagia dari senyum ramah dibalik kerut-kerut wajah tua dan lelah yang kami temui di jalan :). (CW - @jengsekar) (foto by @nrspyn)...

Read More

30 Jun Maparin Tuangeun

Maparin Tuangeun atau (/mem.be.ri/ ma.kan/) dalam bahasa indonesia adalah sebuah kegiatan IF PEDULI yang ditujukan untuk para dhuafa. Maparin Tuangeun lahir dari keinginan melakukan kegiatan sederhana yang bisa menginspirasi orang untuk berbuat baik. Sebanyak kurang lebih 50 porsi nasi beserta lauk-pauk akan diberikan secara cuma-cuma dalam kegiatan ini, maka untuk teman-teman yang bersedia memberi tambahan dukungan berupa tenaga, dana, sand banner, aqua galon, alas daun pisan, kerupuk juga buah-buahan. Venue : Pet Park Bandung Date : Sabtu, 13 Agustus 2016 Time : 11.00 WIB - Wareug Silahkan menghubungi Ane (IF09) - 082121401875 Ajeng (IF04) - 081809044442...

Read More